Category Archives: Edukasi

Membangkitkan Sang Juara dalam Diri Anak

juaraMusim ujian segera tiba, saat-saat seperti ini menjadi saat-saat yang menegangkan bagi sebagian besar pelajar Indonesia, tidak hanya mereka, pihak sekolah, pihak orang tua bahkan kakek-nenek merekapun ikut tegang. Apalagi jika melihat target nilai kelulusan yang seakan jauh diatas awang-awang. Sekolah-sekolah mulai gencar mengadakan try out, jutaan rupiah dibelanjakan untuk mempersiapkan dan memastikan kelulusan anak didik mereka. Perasaan tegang diantara pelajar seringkali akhirnya memberi efek yang kurang baik. Kasus kasus hysteria (sering disebut kesurupan) acap kali menerpa pelajar Indonesia di masa-masa seperti ini, itu membuktikan ketegangan, stress yang memuncak pada mereka. Tentu saja itu kurang baik, untuk itu para orang tua juga pihak sekolah perlu mengenal factor-faktor yang mempengaruhi sukses belajar seseorang.

4 faktor besar Sukses Belajar :

  1. Keunggulan Kualitas Otak anak, yang didapat sejak lahir dan ditentukan juga dengan kualitas asupan gizi selama masa pertumbuhan. Gangguan penyakit maupun kecelakaan yang bisa menyebabkan turunnya bahkan merusak kualitas otak harus dihindari. Stress yang tinggi di masa kanak-kanak diyakini juga bisa menghambat pertumbuhan saraf-saraf otak, atau bahkan merusaknya. Secara umum sebenarnya manusia dilahirkan dengan kualitas otak tidak jauh berbeda, kalau toh ada perbedaan, perbedaan itu tidaklah sangat signifikan. Hanya saja karena proses pertumbuhan yang kurang terjaga dan kurangnya latihan bisa menurunkan kualitas otak manusia, bahkan memutuskan sambungan-sambungan antar sel otak (jumlah sambungan antar sel otak sangat menentukan kecerdasan seseorang) yang pada akhirnya menurunkan kecerdasan manusia.
  2. Keunggulan Teknik Belajar / Teknik Penggunaan Otak. Banyak yang tidak sadar bahwa factor kecerdasan otak juga sangat dipengaruhi oleh Keunggulan Strategi Penggunaan Otak itu sendiri. Sayangnya factor penting ini juga jarang diajarkan di sekolah-sekolah kita. Karena kurang jitunya teknik pembelajaran yang digunakan, maka anak-anak Indonesia dalam belajar terlampau membebani otaknya secara berlebihan. Sebagai contoh : Teknik menghapal, hampir 70% waktu belajar pelajar Indonesia dihabiskan untuk menghapal pelajaran. Efeknya belajar jadi membosankan, terlalu berat dan melelahkan. Seandainya pelajar Indonesia menguasai teknik-teknik praktis dalam menghapal pelajaran, mereka tidak perlu lagi menghabiskan waktu belajarnya untuk “menghapal” saja, cukup 20% untuk menghapal, sisanya bisa dioptimalkan untuk memahami bahkan menginternalisasikan pelajaran sekolahnya. Dengan ini kita berharap pendidikan Indonesia beranjak dari tingkat “Knowing/sekedar tahu” menuju tingkat “Understanding/Memahami” . Masih ada teknik-teknik belajar unggulan yang lain missal : Teknik Meringkas / Mind Map
  3. Keunggulan MindSet , Mindset atau biasa disebut pola pikir, menjadi factor yang sangat dominan dalam menentukan sukses belajar seseorang. Betapa banyak anak-anak yang terlahir cerdas, dengan berbagai fasilitas, sekolah terbaik, teknik belajar terbaik, namun karena Pola pikir diri yang tidak positif, walhasil tidak mempu menemukan konsep prestasi dalam dirinya. KeMAMPUannya besar, namun ketika keMAUannya nol besar, maka tidak akan menghasilkan apa-apa, apalagi sebuah karya yang besar. Mindset anak dibentuk dan ditentukan oleh lingkungannya (exposure), dalam hal ini orang tuanyalah yang paling berperan.
  4. Strategi Penggunaan Potensi Diri. Betapa banyak orang tua yang sebenarnya memiliki maksud baik, untuk meningkatkan prestasi anak-anak mereka. Kursus-kursus, latihan-latihan, tambahan kelas, sekolah yang terbaik semua dilakukan orang tua, demi mendukung prestasi buah hati tercinta. Namun hal tersebut menjadi sebuah usaha pemborosan besar apabila tidak dilakukan dengan disesuaikan potensi dan bakat anak. Pemborosan itu bisa meliputi pemborosan waktu, biaya sampai puluhan juta, tenaga dn pikiran. Ada baiknya orang tua belajar dan mempelajari siapa sebenarnya anak mereka, apa bakat dan potensi yang mereka miliki, dan kemudian pendidikan diarahkan sesuai dengan bakat serta potensi mereka. Demikian jika sesuai dengan bakat dan potesni anak, biasanya mereka akan menjalaninya dengan rasa nyaman dan senang. Prestasipun lebih mudah dicapai.

genius

Dengan berlandaskan pada factor-faktor Sukses belajar tersebut diatas, BrainMAX mengadakan sebuah paket pelatihan O2G – the Champion Camp, paket pelatihan yang mengkombinasikan 5 model pengembangan kecerdasan Anak, dan meliputi peningkatan keunggulan factor-faktor sukses diatas. 5 Model tersebut adalah :

B-MAX FINGER PRINT ANALYSIS

FLAYER FPA AMIN

FINGER PRINT ANALYSIS

Meneliti Prestasi Melalui Sidik Jari

 DASAR PEMIKIRAN

Mengenali potensi dan multiple intelligent anak merupakan bentuk usaha kita sebagai orang tua untuk membaca kemampuan yang ada dalam diri Anak. Hal ini sangat penting sekali mengingat upaya apapun dalam mengembangkan potensi anak tidak akan optimal tanpa kemampuan mengenali terlebih dahulu karakter, potensi  dan kecerdasan yang dimiliki anak.

Ketidakmampuan dalam mengenali dan memahami potensi dan kecerdasan anak/pelajar akan berakibat pada kurang optimalnya prosesi pendidikan dan belajar /mengajar di sekolah. Orang tua dan praktisi pendidikan akan lebih mudah dalam menggali potensi dan kemampuan intelegency seorang anak jika mengetahui lebih dini potensi anak yang tentunya dengan mudah mendapatkan solusi terbaik setelah memahami gaya belajar, bakat, dan karakter seorang anak.

      

LATAR BELAKANG

Analisa sidik jari bukan sekedar ramalan untuk memprediksi masa depan anak. karena metode ini didasari dengan penelitian dan metode yang ilmiah, analisa sidik jari lebih bersifat analisis prediktif dalam kaitan dengan potensi bakat yang dimiliki seseorang dan pengembangannya di masa mendatang, sehingga orangtua bisa mengetahui potensi dan bakat anaknya.

Analisa sidik jari disebut juga Fingerprint Analysis yang merupakan metode pengukuran data biometrik dengan media pemindaian (scanning) sidik jari.

Metode ini dilakukan untuk mengetahui pola distribusi dan respons sistem saraf pada otak. Hasil ini kemudian diinterpretasikan secara psikologis sebagai gaya bekerja otak yang paling dominan yang terkait dengan potensi bakat, motivasi, karakter dan gaya belajar dan bekerja seseorang.

Dermatoglyphics dari bahasa Yunani, derma berarti kulit dan glyph yaitu ukiran adalah ilmu pengetahuan yang berdasarkan teori epidermal atau ridge skill (garis-garis pada permukaan kulit, jari-jari, telapak tangan, hingga kaki). Dermatoglyphic mempunyai dasar ilmu pengetahuan yang kuat karena didukung penelitian sejak 300 tahun lalu.

Para peneliti menemukan epidermal ridge memiliki hubungan yang bersifat ilmiah dengan kode genetik dari sel otak dan potensi inteligensia seseorang. Penelitian dimulai oleh  Govard Bidloo  pada  tahun 1685. Lalu, berturut-turut dilakukan oleh Marcello Malpighi (1686), J.C.A. Mayer (1788), John E. Purkinje (1823), Dr. Henry Faulds (1880), Francis Galton (1892), Harris Hawthorne Wilder (1897) dan Noel Jaquin (1958).

Beryl B. Hutchinson tahun 1967 menulis buku berjudul Your Life in Your Hands, sebuah buku tentang analisis tangan. Terakhir, hasil penelitian Beverly C. Jaegers (1974), sidik jari tercermin dalam karakteristik dan psikologi seseorang. Hasil penelitian mereka telah dibuktikan di bidang antropologi dan kesehatan.

Pola guratan-guratan kulit pada sidik jari, yang dikenal sebagai garis epidermal, ternyata memiliki keterkaitan dengan sistem hormon pertumbuhan sel pada otak (Nerve Growth Factor atau NGF) yang sama dengan faktor garis epidermal (Epidermal Growth Factor atau EGF).

Karena itulah, sangat wajar bila ternyata bukti ilmiah menyebutkan adanya korelasi lahiriah antara sidik jari dengan kualitas, bakat, dan gaya belajar seseorang.

Semakin dini potensi bakat, karakter dan gaya belajar anak diketahui oleh orang tua, maka orangtua dapat memberikan stimulasi atau rangsangan yang sesuai untuk tumbuh kembang serta minat anak dengan optimal.

Dengan mengetahui potensi bakat, karakter dan gaya belajar anak sejak dini melalui analisa sidik jari, orangtua bisa mengoptimalkan perkembangan dan kecerdasan anaknya.

Cara Kerja Analisis Sidik Jari

  • Pertama dilakukan scanning sidik jari dengan alat fingerprint scanner biometric system-pemindai (scanner) khusus sidik jari yang aplikasinya menggunakan software penunjang untuk mengolah image dan data yang diperoleh.
  • Setelah pemindaian kemudian disimpan dalam format gambar kemudian para analis akan meneliti gambar dan mengidentifikasi serta mengklasifikasikan titik-titik dan garis dalam gambar tersebut.
  • Data yang dihasilkan dimasukan kedalam software generator assesment report yang dianalisa dan diperiksa ulang oleh tim psikolog juga dokter.
  • Hasilnya akan diberitahukan kepada anda kira-kira 14 hari  setelah scanning.

 

Ya, metode fingerPrints Analysis ini memang hanya untuk membantu kita mengenali kekuatan dan kekurangan dalam diri anak. Sehingga bagaimanapun juga untuk pencapaian yang lebih optimal tetap dipengaruhi oleh pemenuhan nutrisi seimbang, disertai stimulasi yang tepat dari orang tua, guru serta lingkungan disekitanya. 

Finger Print Analysis adalah sistem analisa sidik jari yang mengungkap RAHASIA POTENSI GENETIK (bawaan sejak lahir) Anak. Rahasia yang akan tetap menjadi rahasia tersembunyi selama kehidupan Anak jika Anda tidak pernah membuktikannya. Sebuah rahasia tentang BAKAT, KECERDASAN, KARAKTER, GAYA BELAJAR DAN MOTIVASI Anak menuju masa depan dan cita – cita yang diinginkan.

Pengungkapan ini akan memberikan banyak manfaat yang amat sangat luar biasa bagi diri Anak, dan  orang-orang yang melakukan tes Finger   Print  Analysis  untuk  mengetahui RAHASIAPOTENSI  GENETIK mereka. Sebuah penemuan yang luar biasa sebagai tolak ukur dalam memberdayakan dan menggali  potensi dalam diri anak – anak.

 

Bagaimana Sidik Jari Seseorang Dapat Menggambarkan Kemampuan Dan Potensinya?

Para ahli di bidang ilmu dermatoglyphics (ilmu yang mempelajari pola sidik jari) dan kalangan neuro-anatomi (kedokteran-anatomi tubuh) telah menemukan fakta penelitian bahwa pola sidik jari bersifat genetis. Salah satu struktur genetis yang relatif bersifat menetap dan dapat diamati adalah sidik jari dan retina mata manusia. Manifestasi genetik yang bersifat spesifik pada proses perkembangan susunan syaraf pusat bisa dideteksi melalui garis-garis sidik jari yang memiliki informasi genetik untuk menentukan struktur otak mana yang dominan. Jadi Dermatoglyphics yang ada di jari, telapak tangan, jari kaki dan telapak kaki memberikan isyarat dari perkembangan embriogenesis di rentang waktu 13 sampai 21 minggu usia manusia dalam kandungan.

 

Mengetahui Lebih Jauh Tentang Sidik Jari :

-    Sidik Jari adalah bagian tubuh yang bersifat permanen tidak pernah berubah sepanjang  hayat dari kecil hingga dewasa.

-    Sidik Jari tidak pernah sama setiap orang, disamping sebagai identifikasi,  Juga menggambarkan karakteristik yang spesifik di setiap orang.

-    Pembentukan pola Sidik Jari, disinyalir menggambarkan citra kerja dan fungsi-fungsi bagian otak.

 

Finger Prints Analysis  Bukanlah Ramalan Masa Depan 

Finger Print Analysis bukanlah sebuah ramalan dan sama sekali tidak mengandung ilmu mistik/supranatural karena metode yang digunakan ini sangatlah ilmiah. Finger Prints Analysis adalah  PEMBACAAN dari yang sudah ada, dan bukan melakukan peramalan atas masa depan sehingga tidak bertentangan dengan agama.

 

Kegunaan Finger Prints Analysis ( Tes Sidik Jari) 

Analisa Sidik Jari “ B-MAX Finger Print Analysis ” : ini bisa digunakan untuk menginterpretasikan beberapa kemampuan sebagai berikut:

  1. Mengetahui dominansi Otak Kanan dan Otak Kiri.
  2. Mengetahui karakteristik seseorang dalam belajar, bekerja, berkomunikasi dan beradaptasi
  3. Mengetahui potensi bakat (talent) seseorang
  4. Mengetahui gaya berpikir, gaya belajar, gaya bekerja dan pola manajemen yang diterapkan
  5. Mengetahui kecenderungan karakter atau temperamen seseorang
  6. Mengetahui dorongan atau hasrat seseorang dalam diri berdasarkan karakteristik gaya penyerapan informasi dan ekspresi pengolahan informasi

Dengan demikian potensi dalam diri seseorang sejak dini dapat diarahkan seefektif dan seefisien mungkin dengan melihat dari bagaimana dia mengolah informasi dan bertindak, motivasi, kepribadian, gaya belajar, gaya bekerja, bakat, dan bahkan tingkat ketahanan terhadap stress dalam belajar maupun melakukan pekerjaan.

 

Metode – Metode Dasar Finger Print Analysis 

Ini merupakan suatu metode ilmiah yang didasari berbagai disiplin ilmu   melibatkan :

  • Ilmu Science & Research of Dermatoglyphics
  • Ilmu Kedokteran & Anatomi Tubuh khususnya mengenai fungsi-fungsi bagian otak.
  • Ilmu Psikologi Modern
  • Teknologi Komputer Biometrics

 

           TUJUAN ANALISA

  1. Merumuskan cita-cita yang sesuai dengan potensinya
  2. Menggunakan gaya belajar yang efektif
  3. Mengembangkan potensi bakat yang dominan agar bisa prestatif
  4. Mengembangkan potensi kepribadian sehingga dapat berkomunikasi dan beradaptasi dengan siapapun dan dalam kondisi apapun
  5. Menganalisis potensi kekurangan atau kelemahan pada dirinya serta memanajemenisasi kelemahan tersebut dalam bentuk strategi yang efektif.
  6. Mengetahui Sifat & Karakteristik anak.
  7. Menghilangkan lebel negatif dalam diri anak.
  8. Membantu dalam memilih pendidikan yang tepat.
  9. Membantu anak dalam berinteraksi social dengan baik

 

      MANFAAT BAGI ORANG TUA, ANAK DAN SEKOLAH 

Manfaat Bagi Orang Tua : 

  1. Dapat membimbing belajar seorang anak dan memilih kurikulum belajar yang sesuai berdasarkan pemahaman keunikan talenta genetik anak dan juga gaya belajar ideal yang dia punya.
  2. Mengetahui tentang potensi anak dalam hal kekuatan dan kelemahan terbesarnya.
  3. Membantu anak dalam mempertajam keterampilan dan bakat khusus yang dimilikinya, menguatkan jalinan sinapsis yang ada di dalam otak anak.
  4. Menghindari adanya potensi ketimpangan kompetensi yang jauh antara  potensi  yang  kuat  dan  yang  lemah yakni  di  kala satu kompetensi  berada  dalam jeda amat jauh dengan yang lain.
  5. Mengembangkan sirkuit neurologis anak agar dapat berkembang secara sempurna sejak dini.

 

Manfaat Untuk Anak : 

  1. Mengidentifikasi  karakteristik   dan   gaya belajarnya.
  2. Mengidentifikasi talenta (dan kelemahan) bawaannya.
  3. Merancang model pembelajaran khusus untuknya.
  4. Mengurangi biaya dan waktu yang percuma untuk program kursus.
  5. Membangun rasa percaya diri anak.
  6. Meningkatkan kualitas hubungan antar orang tua dan anak.
  7. Memberikan masa kanak-kanak yang bahagia.

 

 Manfaat Untuk Sekolah : 

  1. Mengetahui gaya belajar siswa.
  2. Mengetahui karakteristik dan kepribadian
  3. siswa memandu, mengembangkan dan mengarahkan bakat yang dimiliki anak didik.
  4. Menambah nilai kredibilitas sekolah.

 

   KERUGIAN JIKA TIDAK MENGETAHUI BAKAT SEJAK DINI

Apa RUGINYA bila kita TIDAK MELAKUKANNYA sekarang? 

  1. Butuh waktu lebih untuk meraih sukses
  2. Investasi waktu, energi dan biaya lebih banyak, dan tidak terarah secara efektif
  3. Susah dalam menemukan kebahagiaan dari apa-apa yang dilakukan
  4. Kalah tertinggal dari para pesaing Anda

 

 KELEBIHAN – KELEBIHAN FINGER PRINTS ANALYSIS 

  1. Akurasi tinggi dibanding dengan system pengukuran lainnya yang masih mengandung unsur subyektifitas
  2. Bersifat permanen : tes ini hanya perlu dilakukan sekali seumur hidup, berbeda dengan metode lain yang perlu dilakukan berulang kali
  3. Prosesnya simple, praktis, efisien dan aplikatif.
  4. Bisa diaplikasikan untuk segala usia, segala kondisi dengan waktu yang relative singkat.
  5. Investasi murah.

LOGO BM

Training I Consulting I Coaching I Therapy

Suncity Business Centre blok B-11, Jl. Pahlawan no-1 Sidoarjo

Telp. (031) 894 4200  Fax. (031) 894 4200

CP : AMIN DJ — 0821 319 313 99 — 081 555 777 294